Dampak makanan cepat saji

    
     Makanan cepat saji atau fast food saat ini sangat mudah di temukan. Kita bisa menemui kios penjual maknan cepat saji di hampir setiap mall dan pusat perbelanjaan di Indonesia. Bahkan, saat ini fast food bukan hanya dapat di temui di kota – kota besar saja. Di beberapa desa dan kota kecil yang menjadi tempat pariwisata juga menjadi tempat yang banyak di huni oleh para penjual makanan cepat saji.

     Harus di akui, makanan – makanan cepat saji yang di jual baik di pinggir jalan maupun yang di jual di tempat makan memang memiliki cita rasa yang lezat. Hal ini membuat sebagian orang ketagihan saat mengkonsumsinya. Sehingga secara tidak sadar mereka telah melakukan pola makan yang kurang sehat dan dapat berbahaya bagi tubuhnya.

     Salah satu penyebab banyak orang yang menyukai makanan cepat saji adalah karena makanan ini memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Sehingga rasanya yang gurih dan lezat sering kali membuat kita ketagihan. Selain itu, harganya yang terjangkau oleh hampir semua kalangan dan penyajiannya yang cepat juga sangat cocok untuk para pekerja kantoran dan mahasiswa yang tidak memiliki banyak waktu untuk makan siang.

     Tetapi tahukah kalian bahwa makanan cepat saji dapat memberikan banyak dampak buruk bagi kesehatan tubuh kita bila di konsumsi secara berlebihan. Beberapa dampak buruk dari makanan cepat saji diantaranya :
  • Meningkatkan Resiko Terkena Serangan Jantung
     Seperti yang kita tahu, dalam setiap sajian makanan cepat saji, terdapat banyak kandungan minyak serta garam. Hal ini juga merupakan salah satu cara yang mereka lakukan untuk membuat makanan cepat saji tersebut terasa lebih nikmat dan memiliki tekstur yang lebih renyah.
Minyak yang di gunakan untuk memasakn makanan cepat saji juga bukan minyak yang sehat. Kebanyakan penjual makanan cepat saji baru akan mengganti minyak yang mereka gunakan saat sudah berubah warna menjadi hitam. Hal ini tentunya dapat memicu serangan jantung khususnya bagi mereka yang mengkonsumsi fast food secara berlebihan.
  • Penyebab Utama Obesitas
     Dalam sajian fast food juga terkandung garam dan gula dalam jumlah yang banyak. Meskipun pada dasarnya gula dan garam merupakan bumbu masakan yang aman untuk di konsumsi, namun kedua bahan tambahan ini dapat menyebabkan penyakit kegemukan atau obesitas bila di konsumsi secara berlebihan.
     Tercatat hampir seluruh warga Amerika menderita kegemukan atau obesitas. Hal ini di karenakan salah satu produsen makanan cepat saji terbesar terdapat di Negara Paman Sam tersebut. Selain itu, sebagian besar warga Amerika lebih memilih membeli makanan cepat saji untuk makanan setiap hari di bandingkan membuat masakan rumahan sendiri.
  • Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi
     Selain dapat menyebabkan obesitas dan berbagai penyakit kardiovaskular lainnya, kandungan garam yang terdapat dalam makanan cepat saji juga dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah tinggi. Hal ini juga dapat di sebabkan oleh lemak jenuh yang dapat menyumbat pembuluh darah.
  • Menyebabkan Kerusakan Hati
     Meskipun tidak banyak orang yang merasakan dampak yang satu ini, namun minyak dan lemak trans yang digunakan dalam pembuatan makanan cepat saji dapat menyebabkan kerusakan pada organ hati manusia. Hal ini disebabkan karena lemak trans dan bahan pengawet yang ada di dalam makanan cepat saji, akan di deteksi sebagai racun oleh organ hati. Sehingga hati akan bekerja dengan lebih berat untuk memisahkannya dari nutrisi yang akan di serap oleh tubuh. Umumnya, dampak makanan cepat saji yang satu ini baru akan di rasakan pada jangka panjang

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dampak makanan cepat saji"

Posting Komentar